Discover the latest technology articles, in-depth tutorials, industry insights, and behind-the-scenes stories from the Sumber Data Indonesia team.
Sumber Data Indonesia
29 September 2026
Di tengah meningkatnya kebutuhan bisnis terhadap konektivitas digital, infrastruktur jaringan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung operasional perusahaan. Pertumbuhan trafik data, penggunaan cloud, kebutuhan interkoneksi antar lokasi, hingga konektivitas ke data center membuat perusahaan membutuhkan jaringan yang tidak hanya andal, tetapi juga fleksibel dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan bisnis.
Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan tersebut adalah dark fiber. Berbeda dengan layanan internet yang umumnya sudah menyediakan koneksi beserta kapasitas bandwidth tertentu, dark fiber memberikan akses terhadap infrastruktur serat optik pasif yang dapat dioperasikan menggunakan perangkat aktif sesuai kebutuhan pelanggan. BAKTI Komdigi, misalnya, menyediakan layanan sewa dark fiber sebagai jaringan serat optik pasif.
Lalu, apa itu dark fiber, bagaimana cara kerjanya, dan apa manfaat dark fiber untuk bisnis? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Dark fiber adalah serat optik yang telah tersedia secara fisik tetapi belum digunakan untuk mentransmisikan data atau belum “diberi cahaya”. Istilah dark mengacu pada kondisi serat optik yang belum dialiri sinyal optik.
Secara sederhana, jika jaringan fiber optik ibarat jalan untuk mengirimkan data, maka dark fiber dapat dianalogikan sebagai jalur jalan yang sudah tersedia tetapi pengguna menentukan sendiri kendaraan dan sistem transportasi yang akan digunakan.
Dalam layanan dark fiber, penyedia menyediakan infrastruktur serat optiknya, sedangkan pelanggan dapat menggunakan perangkat aktif sendiri untuk menentukan teknologi transportasi dan kapasitas jaringan sesuai kebutuhan. Konsep tersebut juga diterapkan dalam layanan dark fiber Palapa Ring.
Karena itu, dark fiber banyak digunakan untuk kebutuhan yang membutuhkan kapasitas besar, fleksibilitas, kontrol jaringan, dan skalabilitas, termasuk oleh perusahaan, ISP, operator telekomunikasi, serta fasilitas data center.
Untuk memahami cara kerja dark fiber, pertama-tama perlu membedakan antara fiber optik pasif dan perangkat jaringan aktif.
Pada layanan dark fiber, kabel atau core fiber optik merupakan bagian dari infrastruktur pasif. Serat tersebut belum membawa trafik data sampai pelanggan menghubungkannya dengan perangkat aktif yang sesuai. Secara sederhana, alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:
Alur Cara Kerja Dark Fiber
Perangkat aktif tersebut kemudian mengubah data menjadi sinyal optik yang ditransmisikan melalui serat fiber.
Salah satu karakteristik penting dark fiber adalah pelanggan memiliki ruang yang lebih besar untuk menentukan teknologi transportasi dan kapasitas jaringan berdasarkan kebutuhan infrastrukturnya.
Artinya, dark fiber bukan sekadar layanan “internet berkecepatan tinggi”. Dark fiber lebih tepat dipahami sebagai infrastruktur konektivitas yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pelanggan dalam membangun dan mengelola jaringan mereka.
Bagi perusahaan yang memiliki kebutuhan jaringan kompleks, dark fiber dapat memberikan sejumlah manfaat.
Pertumbuhan aplikasi digital, cloud computing, transfer data, video, AI, dan berbagai layanan berbasis data dapat meningkatkan kebutuhan kapasitas jaringan.
Dark fiber memungkinkan perusahaan menggunakan perangkat dan teknologi transmisi yang disesuaikan dengan kebutuhan kapasitasnya. Karena itu, dark fiber banyak dikaitkan dengan kebutuhan high-capacity connectivity, termasuk untuk perusahaan besar dan data center.
Salah satu karakteristik dark fiber adalah pelanggan dapat menentukan teknologi transportasi dan kapasitas berdasarkan kebutuhan jaringan mereka. Hal ini menjadi penting bagi perusahaan yang kebutuhan bandwidth-nya terus berkembang. Misalnya, perusahaan dapat merancang kapasitas jaringan berdasarkan:
Dengan demikian, infrastruktur dapat dirancang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis dibandingkan menggunakan solusi yang sepenuhnya bersifat fixed.
Dark fiber memungkinkan pelanggan mengoperasikan perangkat aktif dan teknologi jaringan sesuai desain mereka. Kontrol tersebut dapat menjadi penting bagi perusahaan yang memiliki tim IT atau network engineering dan membutuhkan konfigurasi jaringan yang lebih spesifik.
Dengan kata lain, perusahaan tidak hanya membeli akses konektivitas, tetapi memiliki ruang yang lebih besar untuk merancang bagaimana jaringan tersebut digunakan.
Kebutuhan jaringan perusahaan dapat berubah seiring dengan pertumbuhan bisnis. Hari ini mungkin sebuah perusahaan membutuhkan kapasitas tertentu. Namun, ketika jumlah pengguna, cabang, aplikasi, server, maupun trafik data meningkat, kebutuhan jaringan juga dapat berubah.
Dark fiber dapat mendukung strategi network scalability, karena kapasitas dan teknologi transmisi dapat dikembangkan berdasarkan kemampuan infrastruktur dan perangkat yang digunakan. Fleksibilitas kapasitas dan skalabilitas merupakan salah satu manfaat yang banyak ditekankan dalam layanan dark fiber untuk kebutuhan bisnis.
Perusahaan dengan banyak kantor, cabang, fasilitas operasional, atau data center membutuhkan konektivitas yang mampu menghubungkan berbagai lokasi tersebut.
Dark fiber dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur point-to-point connectivity maupun interkoneksi antar lokasi, tergantung desain dan layanan yang tersedia. Contohnya:
Interkoneksi point-to-point
Layanan dark fiber sendiri dapat disediakan dalam bentuk konektivitas point-to-point antar titik tertentu.
Dark fiber bukan berarti solusi yang harus digunakan oleh semua perusahaan. Layanan ini lebih relevan bagi organisasi yang memiliki kebutuhan konektivitas dan infrastruktur jaringan yang spesifik. Beberapa di antaranya adalah:
Perusahaan Enterprise
Perusahaan dengan banyak cabang atau kebutuhan transfer data yang besar dapat menggunakan dark fiber untuk membangun konektivitas antar lokasi.
Internet Service Provider (ISP)
ISP membutuhkan infrastruktur jaringan untuk mendukung backbone, distribusi trafik, maupun ekspansi jaringan.
Data Center
Data center membutuhkan konektivitas berkapasitas tinggi untuk menghubungkan berbagai fasilitas, jaringan, dan ekosistem digital. Kebutuhan konektivitas berkapasitas besar di lingkungan data center juga menjadi salah satu area penggunaan dark fiber.
Perusahaan Telekomunikasi
Operator telekomunikasi dapat menggunakan dark fiber sebagai bagian dari pengembangan dan ekspansi infrastruktur jaringan.
Institusi dengan Infrastruktur Digital yang Kompleks
Organisasi yang mengelola berbagai lokasi, aplikasi, server, sistem internal, dan trafik data besar juga dapat mempertimbangkan dark fiber sebagai bagian dari strategi infrastrukturnya.
Tidak semua perusahaan membutuhkan dark fiber. Namun, jika perusahaan mengalami beberapa kondisi berikut, solusi ini dapat mulai dipertimbangkan:
Dengan demikian, pertanyaan yang lebih tepat bukan hanya “Apakah dark fiber lebih cepat?”, tetapi: “Apakah perusahaan membutuhkan infrastruktur fiber yang memberikan fleksibilitas dan kontrol lebih besar terhadap jaringan?”
Jika jawabannya ya, dark fiber dapat menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan.
Sebelum menggunakan layanan dark fiber, perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat harga atau jumlah core fiber. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain:
Pastikan rute dark fiber tersedia di antara lokasi yang dibutuhkan.
Kebutuhan core harus disesuaikan dengan desain dan kebutuhan jaringan.
Perhatikan teknologi transmisi serta perangkat aktif yang akan digunakan untuk mengoperasikan jaringan.
Untuk kebutuhan bisnis yang kritis, pertimbangkan desain jalur yang memiliki redundansi agar ketergantungan pada satu rute dapat diminimalkan.
Periksa ketentuan SLA, monitoring, maintenance, serta dukungan teknis yang diberikan provider.
Pertimbangkan apakah infrastruktur tersebut dapat mendukung kebutuhan perusahaan ketika kapasitas dan jumlah lokasi bertambah.
Jangan hanya menghitung biaya sewa fiber. Perhitungkan pula perangkat aktif, instalasi, maintenance, monitoring, dan kebutuhan operasional jaringan.
Jika bisnis Anda membutuhkan infrastruktur fiber optik untuk mendukung konektivitas berkapasitas besar, interkoneksi antar lokasi, maupun kebutuhan jaringan yang lebih fleksibel, Zetta-Core dapat menjadi salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan.
Zetta-Core merupakan layanan dark fiber yang ditujukan untuk kebutuhan konektivitas dan infrastruktur jaringan B2B.
Dengan pendekatan dark fiber, perusahaan dapat memanfaatkan infrastruktur fiber optik untuk membangun konektivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan jaringan dan perangkat yang digunakan. Zetta-Core dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan:
Alih-alih hanya berfokus pada “internet cepat”, pendekatan dark fiber memungkinkan perusahaan memikirkan konektivitas sebagai bagian dari infrastruktur jaringan jangka panjang.
Kebutuhan jaringan setiap bisnis berbeda. Karena itu, solusi konektivitas sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas, lokasi, arsitektur jaringan, serta rencana pengembangan bisnis.
Jika perusahaan Anda sedang mencari layanan dark fiber untuk bisnis, membutuhkan konektivitas antar lokasi, atau ingin mengetahui apakah Zetta-Core sesuai dengan kebutuhan infrastruktur jaringan Anda, tim Zetta siap membantu memberikan informasi dan solusi yang sesuai.
Dark fiber adalah serat optik yang sudah tersedia secara fisik tetapi belum digunakan untuk mentransmisikan data. Pengguna dapat menghubungkan dark fiber dengan perangkat jaringan aktif untuk mengirimkan data sesuai kebutuhan kapasitas dan teknologi jaringan yang digunakan.
Dark fiber dapat memberikan fleksibilitas dan kontrol lebih besar terhadap infrastruktur jaringan. Layanan ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan kapasitas besar, konektivitas antar lokasi, interkoneksi data center, serta pengembangan jaringan yang membutuhkan skalabilitas.
Dedicated internet merupakan layanan koneksi internet dengan bandwidth tertentu yang umumnya dikelola oleh penyedia layanan. Sementara itu, dark fiber merupakan infrastruktur fiber optik pasif yang dapat digunakan pelanggan dengan perangkat aktif dan teknologi transmisi sesuai kebutuhan. Karena itu, dark fiber lebih berfokus pada fleksibilitas dan kontrol terhadap infrastruktur jaringan.
Dark fiber umumnya relevan bagi perusahaan enterprise, ISP, operator telekomunikasi, data center, serta organisasi yang memiliki kebutuhan konektivitas antar lokasi, trafik data besar, atau infrastruktur jaringan yang membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas.
Zetta-Core adalah layanan dark fiber dari PT Sumber Data Indonesia yang ditujukan untuk kebutuhan konektivitas dan infrastruktur jaringan B2B. Zetta-Core dapat digunakan untuk mendukung konektivitas antar lokasi, kebutuhan kapasitas jaringan besar, interkoneksi data center, serta pengembangan infrastruktur jaringan sesuai kebutuhan bisnis.